x kwinews.id skyscraper
x kwinews.id skyscraper

Ideks Satu Data Indonesia (SDI) Jawa Timur 2025 Melonjak Signifikan

NUSABARU - Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Berdasarkan hasil Evaluasi Penyelenggaraan Satu Data Indonesia (SDI) Tahun 2024 yang ditetapkan sebagai Indeks SDI Tahun 2025, Jawa Timur berhasil mencatatkan lonjakan signifikan nilai Indeks SDI, sekaligus meraih peringkat satu nasional dengan skor 90,13. Berdasarkan surat Deputi Bidang Ekonomi dan Transformasi Digital Kementerian PPN/Bappenas nomor 25406/D.03/PP.08/12/2025 tanggal 31 Desember 2025

Capaian tersebut meningkat tajam dibandingkan tahun sebelumnya yang berada pada angka 76,96, dan menempatkan Jawa Timur di posisi teratas nasional, mengungguli sejumlah provinsi besar lain seperti Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jawa Tengah, dan DKI Jakarta. Prestasi ini menjadi bukti nyata keberhasilan Jawa Timur dalam membangun tata kelola data pemerintahan yang kuat, terintegrasi, dan berkelanjutan sebagai fondasi transformasi digital.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa keberhasilan meraih peringkat satu nasional Indeks SDI 2025 merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah yang secara konsisten memperkuat penyelenggaraan Satu Data Indonesia di Jawa Timur.

“Alhamdulillah, Jawa Timur berhasil meraih peringkat satu nasional Indeks Satu Data Indonesia Tahun 2025. Lonjakan nilai indeks ini menunjukkan bahwa penguatan tata kelola data yang kita lakukan selama ini berjalan konsisten dan memberikan hasil nyata,” ujar Gubernur Khofifah.

Evaluasi Penyelenggaraan Satu Data Indonesia dilaksanakan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas sebagai bagian dari indikator Prioritas Nasional 7 dalam RPJMN 2025–2029. Penilaian ini mengukur tingkat kematangan penyelenggaraan SDI di instansi pusat dan pemerintah daerah melalui tiga domain utama, yakni kebijakan dan kelembagaan, penyelenggaraan SDI, serta kepemimpinan data (data leadership).

Dalam hasil evaluasi tersebut, Jawa Timur menunjukkan kinerja yang sangat kuat dan merata di seluruh domain penilaian. Lonjakan nilai Indeks SDI dari 76,96 pada tahun 2024 menjadi 90,13 pada tahun 2025 menegaskan adanya lompatan kualitas dalam pengelolaan data pemerintahan di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa capaian ini bukan sekadar prestasi administratif, melainkan fondasi strategis bagi pembangunan daerah yang berbasis data dan bukti.

“Transformasi digital pemerintahan tidak akan berjalan optimal tanpa data yang akurat, mutakhir, dan terpadu. Karena itu, Satu Data Indonesia menjadi instrumen penting agar setiap kebijakan pembangunan benar-benar berbasis data dan tepat sasaran,” tegasnya.

Keberhasilan Jawa Timur meraih peringkat satu nasional Indeks SDI juga mencerminkan semakin menguatnya budaya kerja berbasis data di lingkungan birokrasi. Data kini tidak hanya dikumpulkan sebagai kewajiban administratif, tetapi dimanfaatkan secara aktif dalam perencanaan, pengambilan keputusan, hingga evaluasi pembangunan daerah.

“Kami mendorong agar setiap program dan kebijakan pemerintah daerah disusun berdasarkan data yang valid. Dengan tata kelola data yang kuat, pemerintah dapat bekerja lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel,” lanjut Gubernur Khofifah.

Dari sisi masyarakat, penguatan penyelenggaraan Satu Data Indonesia di Jawa Timur diharapkan memberikan dampak nyata, mulai dari meningkatnya transparansi pemerintahan, kemudahan akses informasi publik, hingga kualitas layanan yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Data yang terbuka dan terkelola dengan baik juga menjadi sarana penting untuk memperkuat partisipasi publik dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Ke depan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan capaian tersebut melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, penyempurnaan sistem pendukung, serta peningkatan kolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota.

“Tantangan ke depan adalah memastikan bahwa Satu Data Indonesia benar-benar menjadi instrumen strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur,” pungkas Gubernur Khofifah. (Red)

Berita Terbaru
Minggu, 31 Mei 2026 21:42 WIB

Ketua Umum Komunitas Wartawan Indonesia Umar Hayat Ucapkan Selamat Hari Jadi Kota Surabaya ke-733

KWI,Surabaya– Momentum Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 yang diperingati pada 31 Mei 2026 mendapat perhatian dari berbagai elemen masyarakat, termasuk i
Rabu, 27 Mei 2026 10:09 WIB

Keluarga Besar KWI Sampaikan Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H

KWI,Surabaya – Dalam momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, keluarga besar Komunitas Wartawan Indonesia (KWI) menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh u
Minggu, 24 Mei 2026 21:07 WIB

Ketua Umum KWI Apresiasi Keberhasilan Jatanras Polda Jatim Ungkap Kasus Begal Maut

Kwi,Surabaya, Ketua Umum KWI ( Komunitas Wartawan Indonesia ) Umar Hayat A.MD.,S.pd., CFLE.,C-LAD menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Tim Jatanras
Kamis, 14 Mei 2026 13:02 WIB

Ketua Umum KWI Jenguk Anggota yang Sakit di RS Islam Jemursari, Wujud Kepedulian dan Solidaritas

KWINews,Surabaya — Bentuk kepedulian dan rasa empati kembali ditunjukkan oleh Ketua Umum Komunitas Wartawan Indonesia (KWI) dengan menjenguk salah satu anggota
Senin, 11 Mei 2026 21:51 WIB

Ketua Umum KWI Umar Hayat Tunjukkan Kepedulian, Berikan Santunan untuk Keluarga Bapak Mahmud

Kwi,Surabaya - Bentuk kepedulian dan rasa solidaritas kembali ditunjukkan oleh Ketua Umum KWI, Umar Hayat, kepada sesama anggota dan keluarganya. Dalam suasana
Jumat, 08 Mei 2026 19:00 WIB

Pengajian Rutin Penuh Kehangatan Digelar di Horison Arcadia Heritage Rajawali Surabaya

Kwinews.idSurabaya — Dalam upaya memperkuat nilai spiritual serta kebersamaan di lingkungan kerja dan masyarakat, Horison Arcadia Heritage Rajawali Surabaya k